Review Movie: Detective Conan Zero the Enforcer 2018

Review Movie: Detective Conan Zero the Enforcer 2018

Review Movie Detective Conan Zero the Enforcer 2018

Anime detektif merupakan salah satu genre anime yang populer di tahun 90-an. Oleh karena itu banyak anak 90-an yang menggemari anime bergenre ini. Salah satu anime yang mengusung genre ini yaitu Detective Conan. Detictive conan menceritakan tentang tokoh utama yang dibius sehingga tubuhnya menjadi terlihat seperti anak-anak. Cerita awal dari anime ini menceritakan tentang Shinichi yang sedang mengajak teman baiknya, Ran, ke sebuah taman bermain yang bernama “Tropical Land”, untuk merayakan kemenangan Ran pada Kejuaraan Karate Metropolitan. Setelah itu kemudian dia diberi tugas untuk menyelesaikan sebuah kasus pembunuhan dengan pemenggalan yang terjadi pada kereta “Mystery Coaster” yang mereka tumpangi.

Tidak lama setelah momen itu terjadi, mereka berdua kemudian meninggalkan taman hiburan, Shinichi melihat transaksi mencurigakan antara seorang tak dikenal dengan seorang yang berpakaian hitam di daerah tersembunyi dekat taman hiburan. Dia meninggalkan Ran dan menyuruhnya untuk segera pulang sambil diam-diam mendekati tempat transaksi itu. Ketika itu dia sedang berusaha mendengar percakapan antara 2 orang itu sebuah pemerasan yang bernilai 100 juta yen, dia tidak melihat ada seseorang menyelinap di belakangnya. Kemudian orang yang mengenakan baju serba hitam lain menyerang kepalanya menggunakan pipa besi. Tak lama setelah itu dia memaksanya untuk menelan obat yang masih dalam tahap percobaan. Mereka kemudian meninggalkannya dengan anggapan bahwa dia telah mati.

Obat tersebut dikenal sebagai Apotixin (APTX) 4869, sangat ampuh dan dirancang untuk membunuh orang tanpa meninggalkan bekas keberadaan korban setelah mati. Tetapi pada saat itu Shinichi, sebagai tokoh utama pada seri ini tidak mati, namun ada efek samping lain dari obat yang dipaksa dia makan. Perlahan-lahan dan dengan rasa sakit, tubuhnya mengecil, mengembalikan tubuhnya seperti saat ia berusia sekitar 6 atau 7 tahun. Ketika dalam keadaan putus asa dan bingung, Shinichi pulang ke rumahnya dan berlari ke rumah tetangganya, sekaligus teman dekat keluarganya Profesor Agasa. Profesor Agasa orang yang baik dan merupakan seorang pencipta jenius. Dia adalah orang yang banyak menciptakan alat baru yang nantinya akan membantu Shinichi menyesuaikan diri hidup sebagai anak-anak kembali ketika menyelesaikan kasus.

Itulah cerita singkat tentang Detective Conan sebagai pengantar pada Review Movie Detective Conan Zero the Enforcer 2018 ini. Baru-baru ini, tepatnya pada tahun 2018, anime ini mengeluarkan movie terbaru yang berjudul Detective Conan Zero the Enforcer. Sinopsis dari anime ini bercerita tentang kasus yang harus dihadapi oleh detektif SMA Shinichi Kudo, Conan Edogawa (disuarakan oleh Minami Takayama), dalam Zero the Enforcer adalah pengeboman sebuah resor sekaligus pusat konvensi anyar, Edge of Ocean, yang terletak di Tokyo Bay hanya beberapa hari jelang diadakannya Konferensi Tingkat Tinggi. Meski tidak ada korban jiwa dari kalangan sipil, kasus yang menewaskan sejumlah anggota kepolisian ini secara mengejutkan menyeret Kogoro Mori (Rikiya Koyama) sebagai tersangka setelah sidik jarinya ditemukan di TKP.

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Sebaiknya kamu menontonnya sendiri. Anime ini secara keseluruhan memiliki cerita yang lumayan menarik. Selain itu juga terdapat peningkatan pada visualisasi anime tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *