Review Movie: Iron Man 3

Review Movie: Iron Man 3

Review Movie Iron Man 3

Sejak kemunculan film pertamanya, Iron Man telah menjelma menjadi salah satu karakter superhero populer yang digandrungi banyak orang. Kesuksesan dua film sequel dan laris manisnya action figure Iron Man menjadi bukti bahwa Iron Man adalah karakter superhero yang layak diperhitungkan.

Anthony Edward Stark, adalah putra pengusaha kaya dan kepala Stark Industries, Howard Stark, dan Maria Stark, lahir di Long Island. Seorang anak jenius, ia masuk MIT pada usia 15 tahun untuk belajar teknik elektro dan kemudian menerima gelar Master di bidang teknik elektro dan fisika. Setelah orang tuanya tewas dalam kecelakaan mobil, ia mewarisi perusahaan ayahnya.Tony Stark terluka oleh ranjau dan ditangkap oleh musuh yang dipimpin oleh Wong-Chu, yang kemudian memerintahkan dia untuk membangun sebuah senjata.

Cedera Stark yang diakibatkan karena saat itu dia sedang mempresentasikan sebuah senjata dan baru dan saat itu musuh mendapat senjata Stark akibatnya terkena Stark sangat mengerikan dan pecahan peluru memasuki jantungnya. Sesama tahanannya, Ho Yinsen, seorang ahli fisika pemenang Hadiah Nobel yang mengagumi karya Stark selama kuliah,Ho Yinsen membuat sebuah konstruksi pelat dada magnet untuk menjaga pecahan peluru agar tidak mencapai jantung Stark,dan membuatnya tetap hidup. Dengan rahasia, Stark dan Yinsen membuat sebuah rancangan untuk merancang dan membangun baju besi bertenaga, yang digunakan Stark untuk melarikan diri.

Iron Man memiliki baju besi bertenaga yang memberinya kekuatan super dan daya tahan, penerbangan, dan berbagai senjata. Armor ini diciptakan dan dipakai oleh Stark (dengan pengecualian jangka pendek sesekali). Baru-baru ini Iron Man mengeluarkan serinya yang ketiga. Film ini merupakan lanjutan dari sekuel sebelumnya, Iron Man 1 dan 2 produksi Marvel Studios, yang kembali mengisahkan Robert Downey Jr., si mata indah yang masih dipercaya memerankan tokoh Tony Strak/Iron Man meski telah genap berusia 48 tahun, namun pesonanya tidak bisa dipisahkan dari dirinya. Tony Stark dengan Robert Downey Jr., seperti Johnny Deep dengan Jack Sparrow atau Arnold Schwarzenegger dan Terminator, mereka telah ditakdirkan lahir dan memerankannya.

Meski telah berganti tangan dari Jon Favreau ke Share Black, film berdurasi 130 menit ini sesuai dengan judulnya Identity Crisis Epidemic, menceritakan tentang perang psikologis yang dialami Tony Stark, ini terlihat jelas dari dirinya yang semakin sering mengalami kecemasan, kegelisahan, susah tidur, dan parahnya mengalami serangan panik.

Bagaimanakah cerita lengkapnya? Secara keseluruhan film ini memiliki cerita yang menarik dan banyak menghadirkan pertarungan yang menegangkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *